Sikap Terhadap Teman Sombong, Harus Bagaimana?

Sikap Terhadap Teman Sombong - Di sekolah, di kampus, dan di tempat kerja, Kalian pasti akan bertemu banyak teman dengan berbagai kepribadian. Ada di antara mereka yang ramah dan menyenangkan namun ada juga yang sombong. Menghadapi orang yang sombong sering menimbulkan dilema karena mereka sangat menyebalkan. Jika Kalian memiliki teman seperti ini, berikut sikap terhadap teman sombong yang dapat dipraktikkan.

Macam-Macam Sikap Terhadap Teman Sombong

Jika kamu punya teman yang congkak? Harus bagaimana? Apakah harus dilawan dengan kesombongan balik atau dengan rendah hati? Tapi kalau rendah hati bukankah kita akan semakin dilecehkan? Untuk itu, dibawah ini adalah beberapa sikap yang bisa kita lakukan untuk menghadapi teman yang sombong.

1. Sabar

Mendengar seseorang memamerkan hartanya dan prestasinya secara berlebihan sering membuat sesorang merasa sedikit terpancing. Salah satu tanda bahwa Kalian terpancing emosinya adalah merasa sebal. Rasa sebal ini lama-kelamaan akan menjadi amarah. Padahal, rasa sebal dan amarah hanya akan membuang buang energi dan meracuni diri.

Oleh karenanya, Kalian harus bersabar jika menghadapi orang-orang yang sombong. Bersabar memang bukan merupakan hal yang mudah dilakukan, apalagi untuk Kalian yang memiliki temperamen tinggi. Namun, kesabaran ini dapat dipupuk sedikit demi sedikit. Saat teman pamer, anggap saja bahwa teman yang sombong itu haus kasih sayang dan  perhatian.

Apabila kesabaran Kalian sudah habis dalam menghadapi kesombongan teman tersebut, sebaiknya Kalian pergi menyingkir terlebih dahulu. Pamitlah dengan sopan kepada mereka dan hilangkan toxic effect dari orang tersebut. Meski demikian, hal ini bukan berarti bahwa Kalian harus menjauhi teman-teman yang suka pamer.

2. Cuek


sikap cuek
Source : hipwee.com
Cuek adalah salah satu sikap yang paling tepat untuk menghadapi kesombongan teman. Apapun yang dipamerkan oleh teman Kalian, sebaiknya Kalian anggap saja sebagai angin lalu. Kalian tak perlu menanggapi kesombongan mereka. Selain itu, setelah mereka selesai pamer, belokkan obrolan ke hal lainnya.

Sikap cuek yang kalian lakukan ini, pasti akan membuat si sombong merasa sebal karena tidak mendapat tanggapan yang memuaskan dari Kalian. Sehingga, lama-kelamaan mereka akan malas pamer di depan Kalian. Dengan demikian, Kalian dapat dengan sukses meredam kesombongan teman tersebut saat bersama Kalian.

3. Senyum


ekspresi senyum
Source : hipwee.com
Apabila kalian bukan tipe orang yang cuek, bersikap cuek seperti di atas mungkin sulit dilakukan. Sebagai alternatif, Kalian dapat menghadapi orang sombong dengan tersenyum. Ketika teman kalian pamer panjang lebar tentang apa yang mereka miliki, senyumin saja. Dijamin, mereka akan bingung dengan reaksi Kalian.

Reaksi Kalian yang berupa senyuman pasti juga akan membuat mereka tidak puas. Saat sedang pamer, orang biasanya ingin dipuji, disanjung, dan dikagumi. Akan tetapi, senyuman yang Kalian berikan bukanlah salah satu dari ke-tiganya. Ketidak puasan mereka ini lama-kelamaan dapat membuat mereka malas memamerkan apa yang mereka punya kepada Kalian.

4. Jangan tersinggung


jangan tersinggung dengan teman sombong
Source : health.grid.id
Orang yang sombong biasanya bicara blak-blakan, bahkan berlebih-lebihan, tentang pencapaian mereka. Sehingga, tak heran jika terkadang sikap ini membuat orang di sekitarnya merasa tersinggung. Reaksi dari orang-orang yang tersinggung kadang malah membuat si sombong semakin puas dengan kesombongan dirinya.

Oleh sebab itu, sebaiknya Kalian jangan pernah merasa tersinggung dengan apa yang disombongkan oleh teman kalian. Jangan biarkan kesombongan mereka membuat diri kalian merasa kecil dan remeh. Ingatlah bahwa  kehidupan ini seperti roda. Saat ini mereka bisa saja sombong, namun entah esok.

Selain itu, Kalian sebaiknya juga selalu mengingat bahwa apa yang dimiliki di dunia ini semata-mata titipan Tuhan yang dapat diambil kapan saja. Dan apa yang dimiliki oleh mereka dapat hilang sewaktu-waktu ketika Tuhan menghendaki. Dengan demikian, kesombongan mereka tidak akan membuat Kalian tersinggung.

5. Jangan iri


Kesombongan seseorang terkadang membuat orang lain iri. Reaksi ini merupakan sesuatu yang wajar. Akan tetapi, sikap iri ini sangat tidak baik dan hanya akan menjadi racun dalam diri. Sikap iri juga akan membuat seseorang lupa mensyukuri nikmat yang dimilikinya. Padahal, dapat hidup sehat dan makan teratur meski dengan menu sederhana saja sudah merupakan anugerah.

Oleh karena itu, sebaiknya Kalian jangan iri saat mendengar teman-teman menyombongkan diri. Pupuslah rasa iri ini dengan mengingat bahwa rezeki setiap orang itu tidak sama dan ada waktunya. Untuk saat ini, si sombong mungkin bergelimang materi, namun esok hari mungkin rezekinya tidak sebanyak sekarang atau cobaan mendera mereka.

Rasa iri yang kalian tunjukkan juga akan membuat si sombong puas. Sehingga, mereka akan selalu terdorong untuk pamer di depan Kalian.

6. Hadapi dengan kesederhanaan 


Orang yang sombong tidak akan pernah sadar bahwa kesederhanaan terkadang lebih berarti daripada apa yang mereka pamerkan. Saat si sombong terlihat mentereng dengan materinya, hadapilah mereka dengan kesederhanaan. Tunjukkan bahwa kesederhanaan itu membuat hidup lebih mudah dan tidak ribet.

Kesederhanaan ini dapat kalian tunjukkan dengan berbagai cara. Contohnya, saat makan bekal bersama, tawarilah mereka dengan menu sederhana namun enak yang kalian miliki. Selain itu, saat pergi dalam satu mobil bersama mereka, tunjukkanlah kepada mereka bahwa naik motor itu bisa membuat Kalian sampai di tujuan dengan lebih cepat.
Apabila kalian selalu menunjukkan kesederhanaan kepada mereka, lambat laun mereka pasti akan sadar bahwa kebahagiaan tidak selalu dapat diukur dengan materi. Sehingga, mereka tidak akan sering-sering memamerkan apa yang mereka miliki.

7. Berikan sindiran secara halus


Sindiran halus dapat sedikit menyadarkan orang-orang sombong akan kesombongannya. Namun, Kalian harus sangat berhati-hati dalam memberikan sindiran ini agar pertemanan kalian tidak rusak. Sindiran halus ini juga harus diberikan pada waktu yang tepat.

Waktu yang tepat ini misalnya saat sedang bercanda. Bungkus sindiran dengan canda sehingga mereka tidak akan terlalu tersinggung. Selain itu, pilihlah kata-kata yang tepat, halus, namun jelas artinya. Dengan demikian, ia akan memahami maksud apa yang Kalian katakan.

Baca juga : 20+ Kata Bijak Tentang Hidup Sederhana

8. Jangan ikut-ikutan sombong


Meski teman kalian sombong, Kalian tidak boleh ikut-ikutan sombong. Apabila kalian ikut-ikutan pamer saat mereka pamer, kesombongan mereka akan lebih tersulut. Orang sombong biasanya tidak mau kalah. Jadi, jika Kalian memamerkan sesuatu terhadap mereka, mereka pasti akan balik memamerkan hal yang lebih wah kepada Kalian.

Oleh karenanya, sebaiknya Kalian meredam keinginan untuk menandingi kesombongan mereka. Persaingan seperti ini sama sekali tidak menguntungkan dan tidak akan mengurangi kesombongan teman.

9. Ajak ia melakukan kegiatan yang tak biasa


Apabila ada kesempatan, ajaklah teman yang sombong untuk melakukan bakti sosial, menyumbang ke panti asuhan, atau menjenguk orang sakit. Keadaan orang lain yang kurang mampu dan tidak sehat dapat sedikit menyadarkan diri mereka bahwa materi bukanlah segala-galanya. Kegiatan ini juga akan membantu mereka untuk lebih peduli terhadap orang lain.

10. Beri teguran halus


Selain sindiran, Kalian juga dapat memberi teguran halus untuk menyadarkan si sombong. Seperti juga sindiran halus di atas, teguran ini juga harus diungkapkan dengan kata-kata yang tepat dan waktu yang tepat. Contoh teguran yang dapat Kalian katakan adalah, “Hush, jangan pamer, nanti teman yang lain ngutang duit ke kamu kalau tahu kamu punya banyak uang.”

Berbagai sikap terhadap teman sombong di atas pasti akan membuat Kalian menghadapi si sombong dengan lebih cool. Selain itu, sikap tersebut juga dapat sedikit membuka mata mereka pada keadaan di sekitarnya.

Baca juga : 50+ Kata Bijak Tentang Hidup Mandiri

Belum ada Komentar untuk "Sikap Terhadap Teman Sombong, Harus Bagaimana?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel