8 Cara Bijak Mengelola Uang Saku bagi Mahasiswa

Cara Bijak Mengelola Uang Saku Bagi Mahasiswa - Hidup sebagai mahasiswa perantauan memang tidak mudah. Ada berbagai tantangan yang harus dihadapi dan salah satunya adalah cara mengatur uang saku agar tidak habis sebelum akhir bulan. Apabila Kalian sering kehabisan uang saku sebelum waktunya, cara bijak mengelola uang saku berikut ini dapat diterapkan.

Cara Bijak Mengelola Uang Saku bagi Mahasiswa

Cara menghemat uang saku
Cara menghemat uang saku

1. Belanja sesuai kebutuhan


Salah satu penyebab uang saku mahasiswa cepat habis adalah ‘lapar mata.’ Saat melihat tanda diskon, mereka, langsung kalap ingin membeli produk yang didiskon tersebut padahal mereka tidak membutuhkannya. Akibatnya, pengeluaran mereka menjadi membengkak.

Untuk menghindarinya, Kalian harus bisa menahan diri saat berbelanja. Sebaiknya, Kalian hanya membeli apa yang dibutuhkan saja. Ketika pergi berbelanja, buatlah daftar belanja terlebih dahulu dan disiplin dalam dalam mengikuti daftar ini.

Selain itu, Kalian juga sebaiknya hanya membawa uang dengan jumlah yang pas untuk membeli barang yang dibutuhkan. Sehingga, Kalian akan terpaksa berpikir dua kali sebelum membeli produk yang sedang didiskon. Namun, apabila barang yang didiskon tersebut adalah barang yang dibutuhkan, maka tak ada salahnya bagi Kalian untuk membelinya.

Dengan belanja hanya sesuai kebutuhan, Kalian tidak akan mengalami pembengkakan pengeluaran yang diakibatkan karena membeli barang yang tidak dibutuhkan. Sehingga, uang saku kalian tidak akan habis sebelum akhir bulan.

2. Sempatkan diri untuk memasak


Memasak adalah salah satu cara menghemat pengeluaran makan. Apabila kostan kalian memiliki dapur, sebaiknya Kalian menggunakan fasilitas ini semaksimal mungkin agar uang saku kalian tidak cepat habis. Dengan memasak, Kalian dapat menghemat pengeluaran hingga setengahnya karena harga bahan mentah adalah setengah dari harga lauk dan sayur di warung.

Apabila kalian tidak memiliki banyak waktu untuk memasak, setidaknya sempatkanlah untuk menanak nasi dan menggoreng telur, ayam, atau tempe. Sehingga, nantinya kalian hanya perlu membeli sayur saja. Hal ini sudah cukup dapat menghemat pengeluaran makan sehari-hari.

3. Membawa bekal ke kampus


bekal makanan
Source : trendsmap.com
Lapar setelah seharian menjalani perkuliahan di kampus terkadang membuat para mahasiswa kalap ingin makan ini itu. Untuk menghindarinya, kalian dapat membawa bekal ke kampus. Beberapa mahasiswa mungkin malu membawa bekal karena terkesan kekanak-kanakan. Padahal, dengan membawa bekal, Kalian dapat menghemat pengeluaran.

Beberapa mahasiswa lain mungkin merasa bahwa menyiapkan bekal itu terlalu merepotkan. Namun, sebenarnya Kalian tidak perlu repot menyiapkannya. Menu-menu sederhana, misalnya mi goreng instan, omelet, nasi goreng, dan roti isi cukup mudah dibuat dan tidak membutuhkan waktu lama.

Apabila kalian merasa malu untuk membawa bekal, ajaklah juga teman-teman kalian untuk membawanya. Sehingga, Kalian dapat menikmati bekal bersama. Membawa bekal sendiri tidak hanya memungkinkan Kalian untuk menghemat uang namun juga terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh masalah kebersihan makanan di kantin dan warung makan.

4. Batasi nongkrong di cafe


Nongkrong di cafe dan main ke mall merupakan beberapa aktivitas favorit para mahasiswa di waktu senggang mereka. Namun sayangnya, kebiasaan ini membutuhkan banyak uang dan memicu pemborosan uang saku. Oleh karenanya, Kalian yang sering kehabisan uang saku sebelum waktunya, sebaiknya membatasi kegiatan tersebut.

Apabila Kalian biasanya nongkrong di cafe atau ngemall setiap malam minggu, mulai sekarang batasilah kegiatan tersebut menjadi satu atau dua kali sebulan. Selain itu, saat Kalian melakukan kegiatan ini, ada baiknya kalian tidak membawa uang dalam jumlah banyak. Sehingga, pengeluaran kalian saat di cafe dan di mall dapat dibatasi.

Selain membatasi kegiatan tersebut, Kalian juga dapat mengganti tempat tongkrongan kalian ke tempat yang lebih ramah dompet. Contoh tempat tongkrongan yang murah dan bahkan gratis adalah taman publik, alun-alun, dan area-area duduk di sekitar kampus.

5. Atur pengeluaran harian


Pengeluaran harian mahasiswa biasanya meliputi uang transport, uang makan, uang jajan, dan biaya fotokopi. Meski jumlah pengeluaran dalam satu hari itu tidak signifikan, namun jika dikalikan 30 hari maka akan menghasilkan jumlah yang cukup besar. Oleh karenanya, mahasiswa harus mengatur pengeluaran harian dengan sangat baik.

Salah satu cara bijak mengelola uang saku adalah dengan menentukan besarnya pengeluaran harian. Misalnya, Kalian menentukan pengeluaran harian sebesar 50 ribu. Apabila sebagian besar uang tersebut sudah habis untuk membeli bensin dan fotokopi, maka Kalian sebaiknya menahan diri dari membeli camilan atau memilih menu makanan sederhana untuk hari itu.

Dalam menentukan besarnya nilai pengeluaran harian, Kalian harus mempertimbangkan jumlah uang saku dan kebutuhan apa saja yang perlu dipenuhi. Hasil dari jumlah uang saku dikurangi biaya kebutuhan tersebut kemudian dibagi ke dalam 30 hari. Jika pengaturan tersebut diikuti dengan disiplin, Kalian pasti akan tetap memiliki uang yang cukup hingga akhir bulan.

6. Hemat kuota dan pulsa


Untuk mengusir kebosanan di kostan, mahasiswa biasanya menonton video di YouTube atau menonton serial favorit dan pertandingan sepakbola via streaming di gadget mereka. Hal ini tentu dapat mengakibatkan kuota internet cepat habis serta mengharuskan mereka untuk segera membeli lagi. Akibatnya, uang saku untuk satu bulan pun tidak cukup.

Untuk menghindarinya, mahasiswa sebaiknya lebih menghemat kuota dan pulsa. Ada berbagai cara untuk melakukan penghematan ini. Salah satunya adalah dengan nongkrong di perpustakaan atau fasilitas-fasilitas publik yang dilengkapi WiFi gratis. Cara lain untuk mengusir kebosanan adalah dengan bermain game offline atau membaca.

7. Menabung


cara mengelola uang saku
Source : educenter.id
Menabung sangatlah penting bagi siapa saja, termasuk bagi mahasiswa perantauan. Bagi sebagian mahasiswa, menabung mungkin terkesan sangat sulit dilakukan karena untuk makan satu bulan saja mereka sering kekurangan. Meski demikian, Kalian perlu menyisakan 10% hingga 20% bagian dari uang saku bulanan untuk ditabung.

Dengan menabung, Kalian akan mampu mengatasi masalah keuangan yang mungkin muncul esok hari. Menabung sedikit demi sedikit juga memungkinkan Kalian untuk membeli sesuatu yang dibutuhkan dan diinginkan tanpa harus mengurangi jatah uang saku bulanan.

Dalam menabung, Kalian sebaiknya melakukannya saat awal bulan ketika Kalian masih memiliki uang. Selain itu, Kalian juga perlu menyimpan tabungan tersebut di bank. Jika menyimpannya di kostan, dikhawatirkan uang tersebut akan Kalian ambil sebelum waktunya atau akan dicuri orang.

Apabila Kalian kesulitan menabung karena jatah uang saku yang pas-pasan, Kalian dapat menabung recehan. Jadi, setiap memperoleh kembalian berupa uang receh, masukkanlah uang tersebut ke dalam botol air mineral bekas. Lama-kelamaan uang receh tersebut akan menjadi banyak dan dapat digunakan saat Kalian membutuhkan biaya tak terduga.

8. Hemat uang transport ke kampus


Cara lain untuk menghemat uang saku adalah dengan menghemat uang trasport. Mereka yang tinggal jauh dari kampus biasanya akan menghabiskan banyak uang transport. Untuk mengatasinya, kalian perlu memilih moda transportasi yang tepat dan terjangkau. Moda transportasi tersebut biasanya adalah moda transportasi umum, contohnya bus dan KRL.

Apabila memungkinkan, Kalian dapat menghemat uang transport dengan cara memilih tempat kost yang dekat dengan kampus. Sehingga, Kalian dapat berjalan kaki atau naik sepeda ke kampus. Kalaupun naik motor, Kalian tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk membeli bensin.

Semua cara bijak mengelola uang saku di atas dapat membantu Kalian terhindar dari pemborosan dan kehabisan uang sebelum waktunya. Akan tetapi, semua itu harus dilakukan dengan disiplin tinggi dan perhitungan yang baik.

Belum ada Komentar untuk "8 Cara Bijak Mengelola Uang Saku bagi Mahasiswa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel