Sebuah Makna Mendalam dari Hasbunallah wa ni’mal wakiil

Sebuah Makna Mendalam dari Hasbunallah wa ni’mal wakiil - Manusia sejatinya memang lemah dan tidak memiliki apapun, tapi manusia memiliki Tuhan yang Maha Kuat dan pemilik segalanya yang ada. Sudah seharusnya kita hanya bergantung dan bertawakal kepadanya. Arti dari Hasunallah wani’mal wakil adalah Cukuplah Allah menjadi penolong kami, Allah adalah sebaik-baik Pelindung.

Sebuah kata-kata manis yang memiliki makna mendalam, kata-kata terseu diamil dari seuah ayat di Al-Qur’an yaitu :

(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. Ali “Imran:173-174) 

Tak Perlu Cemas, Tak Perlu Takut dan Jangan Khawatir
Allah adalah Pelindungku
Allah adalah Pelindungku
Jika sudah yakin bahwa Allah adalah penolongmu, maka tidak perlu lagi merasa cemas, takut dan khawatir. Allah pasti akan memberikan yang teraik untuk hambanya. Seperti yang dialami oleh Rasulullah dan para sahabat ketika perang uhud, ketika jumlah kaum muslimin leih sedikit dan pasukan kafir Quraisy sudah siap menyerang, Rasulullah dan para sahabat menggemakan kalimat hasbunallah wa ni’mal wakiil.

Kalimat itu memberikan energi dan kekuatan atas izin Allah. Allah yang Maha Kuasa, Maha Kuat, adalah sebaik-baik pelindung. Tidak perlu takut melawan kebatilan, berperang bukan keinginan Rasulullah. Karena Islam adalah agama rahmatan lil’alamin. Islam dating melawan kelembutan. Alasan mengapa terjadinya peperangan adalah karena serangan dari kaum Quraisy terhadap kaum muslimin. Ketika itu kafir Quraisy mulai mendesak karena banyak dari anggota keluarga kafir Quraisy yang berpindah keyakinan, tentu saja orang kafir Quraisy tidak terima bila agama nenek moyang mereka ditinggalkan begitu saja.

Ketika mendapat serangan, umat muslim tidak pernah takut, tidak pernah cemas dan tidak pernah khawatir. Karena umat muslim yakin, Allah akan menolong umat muslim.

Begitu juga seharusnya kita menyikapi hidup ini, jangan pernah takut. Yakin dengan Hasbunallahhu wani’mal wakiil "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung".

Komentar

Postingan Populer