Sebuah Hadits Tentang Larangan Mencela Makanan

Jadibijak.com, Sebuah Hadits Tentang Larangan Mencela Makanan - Makanan adalah salah satu bentuk rizeky yang Allah swt anugerahkan kepada seluruh makhluknya. Tidak hanya manusia, tapi juga untuk hewan dan tumbuhan.

Sudah sepantasnya bila kita mendapatkan risky dari Allah swt, kita harus mensyukurinya, bukan malah mencelanya.

Larangan mencela makanan ini terkait dengan adab kita sebagai seorang muslim. Apalagi bila kita sudah memasuki usia yang tidak kecil lagi, kita sudah dewasa atau bahkan orang tua. Yang sepatutnya menjadi contoh bagi anak-anak kita maupun adik-adik kita.

Sunnah
Sunnah
Larangan mencela makanan ini terdapat dalam sebuah hadits yang artinya sebagai berikut :

Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah s.a.w tidak pernah mencela makanan selamanya. Jika ia suka dimakannya, dan jika tidak suka ditinggalkannya. (H.R. Bukhary, Muslim).

Dari hadits tersebut sudah jelas, bahwa Rasulullah tidak pernah mencela makanannya. Dan itu sudah sepatutnya kita contoh karena itu adalah tauladan yang sangat baik dan sangat bermakna.

Bila kita tidak suka ya jangan sampai mencela, apalagi jika disitu ada si pembuat makanannya. Bila kita mencela tentu saja akan menyakiti hati si pembuatnya.

Komentar

Postingan Populer